galeri555 Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengatakan timnya berambisi menghentikan rekor buruk ketika bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri,galeri555 Samarinda, Sabtu malam.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Tavares menjelaskan dirinya mengetahui bahwa Persebaya Surabaya sudah tidak menang di Segiri hampir tujuh tahun.
Melihat kondisi itu, pelatih asal Portugal tersebut menaruh perhatian besar pada detail permainan timnya karena ia sadar bahwa catatan Persebaya Surabaya saat bermain di Samarinda tidak berpihak pada Bajol Ijo.
"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," jelas Tavares.
Baca juga: Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo terjadi pada 2019 dan ketika itu Bajul Ijo berhasil mengemas kemenangan tipis 2-1, masih menjadi satu-satunya kemenangan mereka dalam beberapa tahun terakhir di Segiri.
Tavares mengakui bahwa Borneo FC merupakan salah satu tim yang sulit ditaklukkan di kompetisi musim ini dan kekuatan Pesut Etam terlihat dari konsistensi permainan dan kemampuan meraih hasil positif, termasuk saat bermain di laga tandang.
Pelatih berkebangsaan Portugal itu menambahkan jika ia meminta anak-anak asuhnya mesti waspada terhadap kekuatan Borneo FC.
"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija," jelas Tavares.
"Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," pungkasnya.
Baca juga: Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
Baca juga: Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
相关文章

Rizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandang
Jakarta (ANTARA) - Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho menyayangkan timnya kembali membuang-buang poi2026-04-04
Elkan Baggot kembali ke timnas Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengonfirmasi bahwa Elkan Baggot kembali2026-04-04
PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengaku khawatir dengan situasi pen2026-04-04
Marc Klok tegaskan FIFA Series sangat penting untuk timnas Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Pemain Persib Bandung Marc Klok menegaskan turnamen FIFA Series 2026 adalah ajang2026-04-04
Pelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali United
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos menyatakan akan melakukan evaluasi terh2026-04-04
Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
Jakarta (ANTARA) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang timnya saat be2026-04-04

最新评论